7 Item Fesyen Pria yang Membuat Padu Padan Selalu Terlihat Rapi Memiliki lemari penuh pakaian tidak selalu membuat seorang pria lebih mudah menentukan busana. Terlalu banyak pilihan justru dapat menimbulkan kebingungan, terutama ketika sebagian besar pakaian hanya cocok digunakan dalam satu jenis acara. Cara yang lebih terarah ialah membangun koleksi dari sejumlah item dasar yang mudah dipasangkan.
Pakaian dasar tidak harus terlihat membosankan. Kualitas bahan, ukuran yang sesuai, potongan yang bersih, dan perpaduan warna dapat membuat busana sederhana terlihat jauh lebih rapi. Tujuh item yang dipilih secara cermat mampu menghasilkan berbagai tampilan untuk bekerja, berkumpul bersama teman, menghadiri acara keluarga, makan malam, hingga bepergian.
GQ menempatkan kaus putih, jeans yang pas, dan sepatu serbaguna sebagai fondasi lemari pria. MR PORTER juga menekankan pentingnya pakaian yang mampu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempunyai detail yang membuatnya tetap menarik saat digunakan berulang kali.
1. Kaus Polos Berkualitas untuk Berbagai Lapisan
Kaus polos menjadi pakaian yang paling sering digunakan pria karena mudah dipasangkan dengan hampir semua jenis bawahan. Item ini dapat berdiri sendiri saat cuaca panas atau berfungsi sebagai lapisan di bawah kemeja, jaket, dan blazer.
Warna putih merupakan pilihan utama karena memberi kesan bersih dan cocok dengan jeans, chino, celana hitam, maupun celana pendek. Setelah memiliki kaus putih, pria dapat menambah warna hitam, abu abu, biru navy, atau hijau tua untuk memperluas variasi pakaian.
Hal paling penting bukan hanya warna, tetapi juga ketebalan kain. Kaus yang terlalu tipis mudah menerawang dan kehilangan bentuk setelah beberapa kali dicuci. Bahan katun dengan ketebalan sedang biasanya lebih mudah mempertahankan siluet sekaligus tetap nyaman digunakan di wilayah bercuaca hangat.
Perhatikan bentuk bahu dan panjang badan
Jahitan bahu sebaiknya berada di sekitar ujung bahu, bukan turun terlalu jauh menuju lengan. Bagian badan perlu mempunyai sedikit ruang agar tidak menempel ketat pada dada dan perut.
Panjang kaus idealnya berada di sekitar pertengahan ritsleting celana. Kaus yang terlalu pendek mudah terangkat ketika tangan bergerak. Sebaliknya, kaus yang terlalu panjang dapat membuat tubuh terlihat lebih pendek.
Potongan regular fit cocok untuk sebagian besar bentuk tubuh. Pria yang menyukai gaya lebih santai dapat memilih relaxed fit, tetapi lebarnya tetap perlu dikendalikan agar tidak terlihat seperti memakai ukuran yang keliru.
Padu padan yang mudah diterapkan
Kaus putih dapat dikenakan bersama jeans gelap dan sepatu putih untuk kegiatan akhir pekan. Tambahkan blazer biru navy untuk makan malam atau pertemuan santai yang menuntut penampilan lebih teratur.
Kaus hitam dapat dipadukan dengan chino beige, sedangkan kaus abu abu cocok bersama celana hitam atau biru tua. Hindari memakai kaus dengan warna yang sama persis seperti kulit karena dapat membuat penampilan terlihat pucat.
“Menurut penulis, kaus polos yang ukurannya tepat sering terlihat lebih berkelas daripada kaus mahal dengan logo besar dan potongan yang tidak sesuai tubuh.”
2. Kemeja Putih untuk Acara Santai hingga Resmi
Kemeja putih merupakan salah satu item dengan jangkauan penggunaan paling luas. Pakaian ini dapat dikenakan untuk wawancara kerja, rapat, acara keluarga, makan malam, pernikahan, maupun kegiatan santai.
Untuk pemakaian harian, kemeja Oxford menjadi pilihan yang mudah digunakan. Kainnya sedikit bertekstur dan tidak terasa terlalu resmi. Model ini dapat dipasangkan dengan jeans, chino, atau celana bahan tanpa terlihat berlebihan.
Kemeja berbahan poplin mempunyai permukaan lebih halus dan tipis. Pilihan tersebut sesuai untuk acara yang lebih resmi atau saat dikenakan bersama setelan. Sementara itu, linen terasa ringan untuk cuaca panas, meski lebih mudah kusut.
Kerah menentukan tingkat kerapian
Kerah button down memberi kesan santai dan mampu mempertahankan bentuknya ketika digunakan tanpa dasi.
Bagian leher tidak perlu terlalu ketat. Beri ruang yang cukup agar satu jari dapat masuk ketika seluruh kancing ditutup. Lengan sebaiknya berhenti di sekitar tulang pergelangan, sedangkan ujung kemeja perlu cukup panjang apabila akan dimasukkan ke dalam celana.
Kemeja putih yang digunakan di luar celana sebaiknya memiliki ujung lebih pendek dan bentuk bagian bawah yang tidak terlalu melengkung. Model panjang yang dirancang untuk pakaian formal akan terlihat kurang rapi bila dibiarkan menggantung.
Satu kemeja dapat menghasilkan banyak gaya
Untuk penampilan santai, gulung lengan secara rapi lalu padukan kemeja putih dengan jeans biru. Beberapa kancing bagian atas dapat dibiarkan terbuka selama tidak memperlihatkan terlalu banyak bagian dada.
Untuk bekerja, masukkan kemeja ke dalam chino dan gunakan sabuk yang warnanya selaras dengan sepatu. Saat menghadiri acara malam, tambahkan blazer biru navy dan celana berwarna abu abu.
Kemeja putih juga dapat dipakai sebagai luaran tipis di atas kaus polos. Biarkan kancing terbuka dan pilih celana yang sederhana agar lapisan busana tidak terlihat terlalu ramai.
3. Kaus Polo untuk Penampilan Rapi Tanpa Kemeja
Kaus polo berada di antara kaus biasa dan kemeja. Kerah serta kancing pada bagian leher membuatnya terlihat lebih teratur, sementara bahan yang lentur memberi kenyamanan untuk kegiatan sehari hari.
Polo berwarna biru navy merupakan pilihan aman karena mudah dipasangkan dengan chino krem, jeans gelap, celana abu abu, dan celana pendek putih tulang. Warna putih, hijau tua, cokelat, serta marun juga dapat ditambahkan setelah warna dasar tersedia.
Polo berbahan pique mempunyai permukaan bertekstur dan bentuk yang cukup kokoh. Polo berbahan rajut terlihat lebih halus serta dapat digunakan bersama celana bahan untuk menghasilkan tampilan yang lebih dewasa.
Hindari ukuran terlalu ketat
Polo tidak perlu menempel pada seluruh bagian tubuh. Tarikan kain di sekitar kancing dan lipatan horizontal pada dada menjadi tanda bahwa ukurannya terlalu kecil.
Ujung lengan dapat berhenti di pertengahan lengan atas. Lingkar lengannya sebaiknya tidak terlalu longgar, tetapi tetap memberi ruang saat tangan ditekuk.
Bagian kerah harus mampu berdiri dengan baik dan tidak mudah menggulung. Kerah yang kehilangan bentuk membuat polo terlihat usang meskipun bagian badan masih dalam kondisi bagus.
Cocok untuk kantor dengan aturan busana santai
Polo dapat dimasukkan ke dalam chino untuk bekerja di kantor yang menerima gaya smart casual. Tambahkan sabuk kulit serta sepatu bersih agar hasilnya tidak terlihat seperti pakaian olahraga.
Untuk kegiatan akhir pekan, polo dapat dibiarkan di luar celana dan dipasangkan dengan jeans. Polo rajut bersama celana berpotongan lurus juga menghasilkan tampilan yang lebih modern tanpa memerlukan banyak aksesori.
Kancing paling atas dapat ditutup untuk gaya yang lebih tegas. Namun, dalam penggunaan sehari hari, membiarkan satu kancing terbuka biasanya terasa lebih nyaman.
4. Jeans Gelap sebagai Celana Paling Serbaguna
Jeans berwarna indigo gelap dapat digunakan dari pagi hingga malam tanpa terlihat terlalu santai. Warnanya yang bersih membuat celana ini lebih mudah dipasangkan dengan kemeja, polo, kaus, blazer, dan berbagai jenis jaket.
GQ memasukkan jeans sebagai salah satu fondasi utama lemari pakaian pria karena kemampuannya digunakan kembali dalam banyak susunan busana. Model klasik juga tidak mudah kehilangan tempat meski tren potongan terus berubah.
Untuk koleksi pertama, hindari jeans dengan sobekan besar, warna pudar berlebihan, atau hiasan yang terlalu menonjol. Permukaan yang sederhana membuatnya lebih mudah dibawa ke acara yang sedikit lebih rapi.
Potongan lurus menjadi pilihan aman
Straight fit cocok untuk sebagian besar bentuk tubuh karena memberi ruang pada paha tanpa membuat bagian bawah terlalu lebar. Slim straight dapat dipilih oleh pria yang menginginkan garis kaki lebih ramping.
Skinny jeans cenderung membatasi perpaduan karena bagian atas harus mempunyai proporsi yang sesuai. Celana yang terlalu ketat juga mudah menonjolkan lipatan serta membuat gerak kurang nyaman.
Panjang jeans sebaiknya berhenti di sekitar bagian atas sepatu dengan sedikit lipatan. Tumpukan kain berlebihan di pergelangan dapat membuat kaki terlihat pendek dan penampilan terasa kurang terawat.
Jeans gelap dapat masuk ke gaya semi formal
Padukan jeans gelap dengan kaus putih dan sepatu putih untuk tampilan sederhana. Ganti kaus dengan kemeja putih apabila ingin terlihat lebih rapi.
Blazer biru navy juga dapat dikenakan bersama jeans selama keduanya mempunyai tingkat warna yang cukup berbeda. MR PORTER menyebut blazer klasik dapat bekerja bersama celana setelan maupun jeans, menunjukkan luasnya kemampuan item tersebut dalam padu padan pria.
Jeans sebaiknya dicuci ketika memang diperlukan agar warnanya tidak cepat memudar. Ikuti petunjuk pada label, balik bagian dalam ke luar, dan hindari suhu air terlalu tinggi.
5. Celana Chino untuk Mengisi Ruang antara Jeans dan Celana Formal
Chino menawarkan tingkat kerapian yang berada di atas jeans, tetapi tetap lebih santai daripada celana setelan. Celana ini dapat digunakan untuk bekerja, mengikuti rapat, makan bersama keluarga, menghadiri acara komunitas, atau berjalan santai.
Warna beige merupakan pilihan paling umum karena mudah dipadukan dengan pakaian putih, hitam, biru navy, hijau, dan marun. Warna biru tua juga berguna bagi pria yang lebih sering memakai atasan terang.
Bahan chino biasanya mempunyai permukaan halus dan bobot lebih ringan daripada denim. Untuk cuaca panas, pilih kain katun yang tidak terlalu tebal dan mempunyai sedikit kelenturan agar nyaman saat duduk.
Bentuk kaki harus terlihat bersih
Celana chino tidak perlu menempel ketat pada paha dan betis. Potongan lurus atau sedikit mengecil menuju pergelangan memberi tampilan yang rapi tanpa mengurangi ruang bergerak.
Pinggang celana sebaiknya pas tanpa harus ditahan sangat kuat oleh sabuk. Lipatan di bawah resleting atau saku yang terus terbuka dapat menjadi tanda bahwa ukurannya terlalu kecil.
Panjang celana dapat menyentuh bagian atas sepatu atau berhenti sedikit di atasnya. Model yang terlalu panjang akan menumpuk, sedangkan model sangat pendek lebih sulit digunakan untuk acara yang resmi.
Mudah dipasangkan dengan seluruh atasan dasar
Chino beige dapat digunakan bersama polo navy, kemeja putih, atau kaus hitam. Chino biru tua terlihat bagus dengan polo putih, kemeja biru muda, dan kaus abu abu.
Untuk penampilan kerja, masukkan atasan ke dalam celana. Saat bersantai, kaus atau polo dapat dibiarkan di luar selama panjangnya tidak menutupi sebagian besar saku belakang.
Blazer, jaket denim, dan jaket bomber juga dapat digunakan bersama chino. Karena bahannya tidak terlalu formal, celana ini mampu menerima berbagai jenis luaran tanpa terlihat bertentangan.
6. Blazer Biru Navy untuk Menaikkan Tingkat Kerapian
Blazer biru navy menjadi pilihan tepat bagi pria yang belum membutuhkan setelan lengkap, tetapi ingin memiliki satu luaran untuk acara penting. Item ini dapat dikenakan bersama kemeja, polo rajut, bahkan kaus polos.
Warna navy lebih mudah dipadukan daripada hitam. Blazer hitam terkadang terlihat seperti bagian setelan yang kehilangan pasangannya, sedangkan navy terasa lebih alami bersama jeans dan chino.
MR PORTER menempatkan blazer sebagai pakaian yang mampu bergerak dari celana setelan serta dasi menuju jeans dan kemeja kasual. GQ juga merekomendasikan perpaduan blazer navy, chino warna batu, dan kemeja putih sebagai susunan yang sulit gagal.
Pilih konstruksi yang tidak terlalu kaku
Untuk penggunaan serbaguna, blazer dengan bahu alami dan lapisan dalam ringan lebih mudah dipakai di wilayah hangat. Bentuknya tetap rapi, tetapi tidak terasa seperti jas kantor yang sangat resmi.
Panjang lengan sebaiknya memperlihatkan sedikit ujung kemeja. Bagian bahu harus mengikuti bentuk tubuh tanpa lipatan atau cekungan yang aneh.
Ketika dikancingkan, blazer tidak boleh membentuk tarikan seperti huruf X pada bagian perut. Kancing juga tidak perlu terasa menahan tubuh saat pemakai bernapas atau duduk.
Blazer dapat mengubah pakaian dalam hitungan menit
Kaus putih, jeans gelap, dan sepatu putih dapat terlihat sangat santai. Setelah ditambahkan blazer navy, susunan yang sama menjadi lebih sesuai untuk makan malam atau pertemuan.
Polo rajut dan chino juga dapat diberi blazer untuk kegiatan kantor. Untuk acara keluarga yang lebih resmi, gunakan kemeja putih dan celana bahan berwarna abu abu.
“Blazer yang tepat bukan pakaian yang hanya keluar saat undangan datang. Item tersebut seharusnya cukup nyaman untuk digunakan bersama kaus dan jeans.”
7. Sepatu Putih Minimalis untuk Menyatukan Banyak Tampilan
Sepatu putih berdesain sederhana menjadi pasangan bagi hampir seluruh item dalam daftar ini. Model rendah tanpa terlalu banyak logo dapat digunakan bersama jeans, chino, celana pendek, polo, kemeja, dan blazer.
Pilih bagian atas yang mudah dibersihkan serta sol yang tidak terlalu tebal. Sepatu dengan bentuk ramping biasanya lebih mudah masuk ke gaya smart casual dibandingkan sneaker olahraga dengan banyak panel serta warna.
Warna putih memang membutuhkan perawatan lebih rutin, tetapi tampilannya mampu memberi kesan ringan dan bersih. GQ menempatkan sepatu yang mudah digunakan bersama kaus dan jeans sebagai salah satu dasar penting dalam lemari pria.
Kenyamanan tetap menjadi pertimbangan utama
Ukuran sepatu harus menyediakan ruang kecil di depan jari, sementara tumit tidak terangkat berlebihan ketika berjalan. Jangan membeli sepatu sempit dengan harapan bahan akan selalu melar.
Perhatikan bantalan telapak dan kelenturan sol apabila sepatu akan digunakan seharian. Tampilan minimalis tidak berarti pemakainya harus mengorbankan kenyamanan.
Kaus kaki pendek dapat digunakan untuk gaya santai. Saat mengenakan celana panjang untuk bekerja, kaus kaki setinggi betis membantu menutup kaki ketika duduk.
Kebersihan menentukan seluruh kesan pakaian
Sepatu putih yang kotor dapat mengurangi kerapian kemeja dan blazer. Bersihkan noda ringan setelah digunakan agar kotoran tidak menetap terlalu lama.
Tali sepatu dapat dicuci terpisah. Bagian sol dibersihkan dengan sikat lembut, sedangkan bahan atas harus dirawat sesuai jenisnya. Kulit, kanvas, dan bahan sintetis membutuhkan cara penanganan berbeda.
Sepatu putih dapat dipadukan dengan kaus polos dan jeans untuk kegiatan santai. Gunakan bersama polo serta chino untuk bekerja, atau pasangkan dengan kemeja putih, blazer navy, dan jeans gelap untuk acara malam yang tidak menetapkan pakaian resmi.
Dengan tujuh item tersebut, seorang pria dapat membentuk banyak susunan tanpa menumpuk terlalu banyak pakaian. Kaus putih, kemeja, polo, jeans gelap, chino, blazer navy, dan sepatu putih dapat saling dipertukarkan berdasarkan tempat, waktu, serta tingkat kerapian yang dibutuhkan.






